Senin, 17 Februari 2014
Syair Kematian
Sadarlah, wahai orang yang tertipu!
Mengapa kamu masih riang gembira
terlena dengan angan-angan?
Padahal ajal di depan matamu
Bukankah kamu mengetahui
bahwa ambisi manusia ialah lautan tak bertepi.
Bahteranya adalah dunia
Maka berhati-hatilah jangan sampai karam
Yakinlah! Bahwa kematian pasti menjemputmu
bersama segala kepahitannya
Ingatlah detik-detik itu, ketika memberi wasiat
sedangkan anak-anak yang akan yatim
dan ibunya yang akan kehilangan suami tercinta
menangis pilu berlinang air mata
Ia tenggelam dalam lautan kesedihan
seraya memukul wajahnya
Disaksikan para lelaki, padahal sebelumnya
ia adalah mutiara yang tersimpan rapi
Kemudian setelah itu,
dibawalah kain kafan kepadamu
Akhirnya! Diiringi isak tangis dan derai air mata
Jasadmu dikebumikan!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Yakinlah! Bahwa kematian pasti menjemputmu...
BalasHapusmerinding jar baconyo... Nice post ;)
Mencoret hidup, hehe ._.
BalasHapus