Entah, apa yang harus hamba lakukan. Walau hamba yakin itu benar, yang jelas hamba akan selalu akan dalam syukur. Syukur yang akan menambah nikmat yang lain. #Note615
Jumat, 26 Juli 2013
Purnama Itu...
Entah, purnama kali ini begitu silau. Mataku tak sempat menangkap sinar pantulan. Terkaku lah jasad ini tertangkap oleh sang sinar. Mata berbinar, raga merekat pada atap genteng yang kunaiki. Namun tiba-tiba, perlahan sinar pun pudar, kelam tak benderang. Perlahan sayup, samar, dan kemudian hilang. Ternyata, sinar itu berkamuflase bak bunglon yang diincar pemangsa, berubah menjadi sesosok yang teduh. Karena keteduhan itulah, hatikupun teduh, seperti pohon canopy yang selalu meneduhkan. Lalu, dia pun menyapa "lupakanlah hamba yang lemah ini. Engkau hanya akan sakit hati jika kau cinta. Jika kau jalanku, pasti kita bersatu. Tenanglah, fokuslah, seriuslah dalam jalanmu sekarang. Karena sesungguhnya, Allah bersamamu."
Langganan:
Komentar (Atom)